Transformasi Bisnis Lewat Merek: Kolaborasi Kartini Djohan Consulting dan Komunitas Wanita Berbisnis Bogor

vritimes

Selasa, 20 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Kupas Tuntas Merek, KDC bersama Komunitas Wanita Berbisnis Bogor (Sumber: VRITIMES.com)

Seminar Kupas Tuntas Merek, KDC bersama Komunitas Wanita Berbisnis Bogor (Sumber: VRITIMES.com)

KDC bekerja sama dengan Komunitas Wanita Berbisnis Bogor mengadakan seminar “Kupas Tuntas Merek” pada 3 Agustus 2024, yang dihadiri lebih dari 30 peserta untuk membahas pentingnya perlindungan merek dan prosedur pendaftarannya sesuai regulasi di Indonesia. Seminar ini dipimpin oleh CEO KDC, Yosephine Natawiria, yang memberikan wawasan tentang undang-undang merek dan cara menghindari kesalahan umum dalam pendaftaran merek.

Bogor, Indonesia–3 Agustus, 2024 – KDC, sebuah perusahaan di bidang Kekayaan Intelektual di Indonesia, berkolaborasi dengan Komunitas Wanita Berbisnis Bogor untuk mengadakan seminar informatif dengan tema KUPAS TUNTAS MEREK. Acara ini bertujuan untuk mendidik pengusaha lokal tentang pentingnya kekayaan intelektual dan prosedur yang benar untuk menciptakan nama merek sesuai dengan regulasi Kekayaan Intelektual di Indonesia.

Seminar yang diadakan pada 3 Agustus 2024 di The Gade Coffee and Gold Bogor ini dihadiri oleh lebih dari 30 peserta, termasuk pemilik usaha, calon pengusaha, dan anggota Komunitas Wanita Berbisnis. Para peserta antusias untuk mendapatkan wawasan tentang regulasi merek dan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi identitas merek mereka.

“Kami senang dapat bekerja sama dengan Komunitas Wanita Berbisnis Bogor untuk seminar ini,” kata Yosephine Natawiria, CEO KDC. “Tujuan kami adalah ingin membantu pengusaha lokal dengan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk menavigasi kompleksitas regulasi merek dan memastikan Merek mereka dapat terdaftar dan terlindungi dengan baik.”

Selama seminar, Yosephine memberikan gambaran tentang undang-undang merek di Indonesia, termasuk proses aplikasi, kesalahan umum, dan langkah-langkah terbaik untuk membuat nama merek. Seminar ini menyoroti pentingnya memilih nama merek yang khas dan sesuai hukum untuk menghindari masalah hukum yang dapat muncul dikemudian hari.

Selama sesi tanya jawab berlangsung, para peserta sangat bersemangat untuk menanyakan soal Merek mereka masing-masing dan mencari nasihat dari tim ahli KDC. Komponen interaktif ini memastikan bahwa peserta mendapatkan pemahaman sesuai dengan masalah yang tengah mereka hadapi.

Melanjutkan kesuksesan acara sebelumnya, KDC kembali mengadakan seminar lanjutan yang akan digelar pada 21 September 2024. Kali ini, KDC akan bermitra dengan konsultan brand terkenal untuk menghadirkan diskusi mendalam tentang strategi perlindungan merek dan teknik branding yang efektif. Dapatkan informasi seputar acara-acara KDC melalui Instagram @kartinidjohanconsulting_

Tentang Yosephine Natawiria: Yosephine Natawiria, CEO PT. Kartini Djohan Consulting (KDC), memiliki 17 tahun pengalaman di bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual. Sebelum bergabung dengan KDC, ia menjabat sebagai Kepala Operasi, Manajer Hukum, dan Manajer Paten di firma Kekayaan Intelektual multinasional, memperluas jaringan internasionalnya hingga lebih dari 100 negara dan mencapai manajemen puncak dengan standar ISO. Yosephine memiliki gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran dan Magister Hukum dari Universitas Indonesia, serta sertifikasi Patent Drafter dari World Intellectual Property Organization. Ia aktif sebagai dosen tamu di Universitas Pelita Harapan dan CEIPI, menulis untuk Media HKI dan hukumonline.com, serta memberikan layanan pro bono sebagai anggota LBH Pro Servitia Iuridica.

Tentang Komunitas Wanita Berbisnis Bogor: Komunitas Wanita Berbisnis Bogor, yang didirikan pada tahun 2020, terdiri dari pengusaha wanita di Bogor dan bertujuan untuk memberdayakan wanita dalam dunia bisnis. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan bimbingan, komunitas ini mendukung pengembangan keterampilan bisnis anggotanya dalam manajemen, pemasaran, dan teknologi digital. Selain menawarkan berbagai seminar dan workshop, komunitas ini juga menyediakan bimbingan dari para ahli dan pengusaha berpengalaman untuk membantu anggota mengatasi tantangan bisnis. Dengan demikian, komunitas ini berperan dalam mendukung pertumbuhan bisnis anggotanya serta berkontribusi pada pemberdayaan wanita dan peningkatan ekonomi lokal di Bogor.

Tentang Kartini Djohan Consulting 

Kartini Djohan Consulting atau KDC adalah perusahaan perlindungan Kekayaan Intelektual terkemuka di Indonesia, berdedikasi untuk membantu bisnis, melindungi inovasi dan identitas merek. Dengan tim profesional hukum berpengalaman, KDC menawarkan berbagai layanan, termasuk pendaftaran merek dagang, pengajuan paten, dan konsultasi Kekayaan Intelektual lainnya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Akhir Tahun Tiba, Saatnya Menyusun Resolusi Keuangan 2026
KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik
Peran Drone Angkut dalam Menjaga Keberlangsungan Distribusi Logistik Darurat di Indonesia
Hari Pertama Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre III Palembang Angkut 3.226 Penumpang
Bongkar Strategi ‘Social Proof’: Rahasia di Balik Viralnya Brand dan Influencer yang Jarang Diketahui Publik
6 Juta Unit Terjual, Yamaha MAXi Pelopor Skutik Premium yang Mendunia
Boost asset performance, cut downtime, and stay ahead of competitors with PetroSync Reliability & Maintenance training for business leaders. In today’s competitive industrial landscape, asset performance is no longer a technical concern—it is a business imperative. If your competitors can maintain higher equipment availability, reduce downtime, and respond faster to failures, they gain an advantage that directly affects market share, profitability, and customer trust. As a business leader, you may already sense this pressure. The uncomfortable question is not whether reliability matters, but whether your organization is moving fast enough. When Your Competitors Fix Assets Faster Than You Can Imagine two companies operating similar assets in the same market. One experiences frequent unplanned shutdowns, while the other maintains steady production with minimal disruption. The difference is rarely luck—it is capability. Organizations that invest in reliability and maintenance competencies empower their teams to detect issues earlier, prioritize the right tasks, and execute maintenance with precision. Studies consistently show that mature reliability programs can improve maintenance productivity by 15–25%, simply by reducing reactive work and improving planning accuracy. While your team struggles with fire-fighting mode, competitors with structured reliability frameworks move faster, recover quicker, and deliver more consistent output. Over time, that performance gap becomes impossible to ignore. The Hidden Cost of “Business as Usual” in Reliability and Maintenance Many companies underestimate the cost of maintaining the status quo. On the surface, operations may appear stable—but beneath it lies inefficiency. Unoptimized maintenance strategies often lead to: Excessive overtime and labor waste Spare parts overstocking or critical shortages Repeated failures that erode asset life According to industry benchmarks, poor maintenance practices can consume up to 30% of total operating costs. Meanwhile, organizations that adopt reliability-centered approaches typically achieve 10–20% operational efficiency improvements, freeing capital for growth rather than repairs. If competitors are already operating leaner and smarter, continuing “business as usual” is not neutral—it is a risk. How Smart Reliability Leaders Turn Technology Into a Competitive Weapon Forward-thinking leaders understand that reliability excellence is no longer driven by people alone—it is amplified by technology. AI-powered maintenance tools, including intelligent chatbots, are increasingly used to support frontline teams. These systems help technicians access procedures, historical failure data, and troubleshooting guidance instantly. The result is faster decision-making, fewer errors, and reduced dependency on limited expert resources. Organizations implementing AI-assisted maintenance solutions report: Faster issue resolution and improved team productivity Reduced training time for new technicians Operational cost savings of up to 20–30% by minimizing downtime and unnecessary interventions However, technology only delivers value when paired with strong reliability fundamentals. This is where professional capability development becomes critical. Programs such as CMRP Training and CRE Training equip professionals with the strategic and analytical skills needed to turn tools and data into real performance gains. Staying Relevant in an Era Where Asset Performance Defines Market Winners The reality is simple: markets reward organizations that can sustain asset performance under pressure. Those that fail to evolve risk falling behind—not because they lack assets, but because they lack reliability leadership. Reliability-centered methodologies help businesses shift from reactive maintenance to structured decision-making. Programs like ARCM Training enable teams to align maintenance activities with business risk, ensuring resources are focused where they matter most. Meanwhile, RCA Training helps organizations break the cycle of recurring failures that quietly drain profitability. For business leaders, investing in reliability and maintenance capability is not just about equipment—it is about protecting competitiveness. When your competitors can deliver faster, cheaper, and more reliably, the cost of inaction becomes far greater than the cost of transformation. About PetroSync Global Internasional PetroSync was established in Singapore in 2010 and began its expansion into Indonesia in 2013. To this day, PetroSync has become a leading oil and gas training provider, with a participant passing rate as high as 90%. This Press Release has also been published on VRITIMES
Duo Machineast Malaysia Tampil di BINUS @Medan, Dari Tipografi Kinetik ke Media Digital

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:16

Akhir Tahun Tiba, Saatnya Menyusun Resolusi Keuangan 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:18

KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:09

Peran Drone Angkut dalam Menjaga Keberlangsungan Distribusi Logistik Darurat di Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:55

Hari Pertama Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre III Palembang Angkut 3.226 Penumpang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:22

Bongkar Strategi ‘Social Proof’: Rahasia di Balik Viralnya Brand dan Influencer yang Jarang Diketahui Publik

Berita Terbaru