Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fakta Menarik: Datuk Sir Imam Prawoto Hadiri Forum Bisnis Internasional “Global Sinergy of Local Wisdom For A Golden Indonesia: Harmony Indonesia”

Fakta Menarik: King Of Nusantara Sultan Paser 18 Buka Forum “Harmony Indonesia”, Satukan Pengusaha Asia-Afrika-Timur Tengah

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
You are at:Home»Uncategorized»Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Menentukan Arah Industri Kripto Indonesia
Uncategorized

Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Menentukan Arah Industri Kripto Indonesia

vritimesBy vritimesAgustus 20, 2026 5:42 pm014 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Panel IDBW 2026 menyoroti keputusan, akses kepemimpinan, dan langkah konkret untuk memperluas peran perempuan sebagai pengambil keputusan

Indonesia Blockchain Week (IDBW) edisi keenam yang berlangsung 12 & 13 Agustus 2026 telah sukses terselenggara. Konferensi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di industri blockchain dan Web3, mulai dari pelaku aset digital, perusahaan teknologi finansial, investor, korporasi, hingga pembuat kebijakan dari Indonesia dan berbagai negara. Tahun ini, IDBW 2026 mengusung tema “Turning Infrastructure into Impact” yang menyoroti perkembangan industri blockchain dari fase pembangunan dan eksperimen menuju penerapan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata. Berbagai topik dibahas, termasuk implementasi blockchain di sektor keuangan dan pembayaran, tokenisasi aset, identitas digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan infrastruktur.

Salah satu sesi yang menjadi perhatian adalah panel bertajuk “Building The Future, Her Way: Women Shaping Indonesia’s Crypto Industry”. Panel yang berlangsung pada 13 Agustus 2026 tersebut mengajak industri menggeser pembahasan mengenai perempuan di sektor kripto: dari sekadar melihat jumlah partisipasi menuju pengakuan atas peran mereka dalam menentukan strategi, bisnis, produk, dan pengembangan komunitas.

Indonesia merupakan salah satu pasar kripto dengan tingkat adopsi yang kuat. Dalam Global Crypto Adoption Index 2025, Chainalysis menempatkan Indonesia pada peringkat ketujuh dunia dalam adopsi kripto akar rumput. Sementara itu, Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 mencatat hampir 20 juta investor kripto di Indonesia. Partisipasi perempuan juga menjadi bagian penting dari perkembangan tersebut. Berdasarkan Gemini 2022 Global State of Crypto Report, perempuan mewakili 51% pemilik aset kripto di Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa perempuan telah aktif berpartisipasi. Namun, partisipasi belum tentu diikuti oleh kewenangan yang setara dalam pengambilan keputusan.

Pesan utama sesi panel ini adalah bahwa partisipasi tidak sama dengan kuasa untuk menentukan arah industri. Ekosistem kripto perlu memastikan perempuan tidak hanya hadir sebagai pengguna dan investor, tetapi juga memperoleh ruang, kewenangan, dan dukungan untuk membentuk produk, strategi bisnis, serta masa depan industri. Diskusi dimoderatori oleh Rieka Handayani, SVP Marketing BTSE Indonesia, bersama empat panelis, diantaranya ; Stephanie Kusnadi, CSO BTSE Indonesia; Rika Hariman, CEO & Director CAMP Investment Technology; Theresa Tjandrawinata, Co-Founder & CEO yapp.com; Nadia Putri, Product Manager D3 Labs; serta Angelina Vivian, Bank 3.0 Business Development Manager Nobu.

Dalam diskusi tersebut, para panelis menguraikan berbagai keputusan konkret yang pernah mereka ambil, mulai dari keputusan bisnis dan pengembangan produk hingga strategi komunitas. Mereka juga membagikan tantangan yang dihadapi dalam perjalanan menuju posisi kepemimpinan serta perubahan yang terjadi ketika perempuan memiliki suara langsung di ruang pengambilan keputusan. Pendekatan tersebut menempatkan pengalaman kepemimpinan perempuan sebagai bukti nyata, bukan sekadar narasi mengenai keberagaman.

“Kehadiran perempuan di industri kripto perlu dilihat bukan hanya dari jumlah pengguna, tetapi juga dari seberapa besar kesempatan mereka untuk ikut menentukan arah produk, bisnis, dan komunitas. Ketika lebih banyak perempuan berada di ruang pengambilan keputusan, industri memperoleh perspektif yang lebih luas dan fondasi pertumbuhan yang lebih inklusif,” ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia.

Diskusi ditutup dengan pesan bahwa setiap perempuan harus memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan memimpin. Selain tersedianya kesempatan, perempuan juga perlu memperoleh kepemilikan atas tanggung jawab yang diberikan, didukung untuk menetapkan skala prioritas, dan memiliki ruang untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal. “Indonesia telah menunjukkan bahwa perempuan berpartisipasi aktif dalam industri ini. Namun, peran perempuan tidak hanya dapat dinilai dari jumlahnya. Hal yang lebih penting adalah seberapa banyak perempuan yang memperoleh kesempatan, kepercayaan diri, dan ruang untuk ikut menentukan ke mana industri ini akan bergerak selanjutnya,” tutup Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia.

Tentang PT Aset Kripto Internasional

BTSE Indonesia merupakan platform perdagangan aset keuangan digital dan aset kripto yang berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap ekonomi digital melalui solusi blockchain yang aman, transparan, dan inovatif. Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BTSE Indonesia menggabungkan teknologi bursa global dengan standar kepatuhan lokal untuk menghadirkan akses terpercaya ke lebih dari 200+ aset digital dengan pasangan perdagangan IDR dan USDT. Melalui fokus yang kuat pada keamanan, kepatuhan regulasi, serta edukasi keuangan digital, BTSE Indonesia berupaya memberdayakan individu maupun institusi agar dapat berpartisipasi secara percaya diri dalam masa depan sistem keuangan digital.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check
Next Article Menyatukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Menunggu Rekap Manual dari Daerah
vritimes

Related Posts

Fakta Menarik: Datuk Sir Imam Prawoto Hadiri Forum Bisnis Internasional “Global Sinergy of Local Wisdom For A Golden Indonesia: Harmony Indonesia”

Agustus 20, 2026 7:11 pm

Fakta Menarik: King Of Nusantara Sultan Paser 18 Buka Forum “Harmony Indonesia”, Satukan Pengusaha Asia-Afrika-Timur Tengah

Agustus 20, 2026 6:52 pm

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional

Agustus 20, 2026 5:44 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Fakta Menarik: Datuk Sir Imam Prawoto Hadiri Forum Bisnis Internasional “Global Sinergy of Local Wisdom For A Golden Indonesia: Harmony Indonesia”
  • Fakta Menarik: King Of Nusantara Sultan Paser 18 Buka Forum “Harmony Indonesia”, Satukan Pengusaha Asia-Afrika-Timur Tengah
  • Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional
  • Menyatukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Menunggu Rekap Manual dari Daerah
  • Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Menentukan Arah Industri Kripto Indonesia
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.