Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Facebook X (Twitter) Instagram
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
You are at:Home»Technology»Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Technology

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

vritimesBy vritimesSeptember 22, 2026 2:31 pm014 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Memilih lokasi menjadi salah satu keputusan penting ketika memulai usaha kecil. Lokasi yang tepat dapat membantu pelanggan menemukan bisnis dengan lebih mudah dan membuat aktivitas operasional sehari-hari menjadi lebih praktis.

Namun, lokasi yang strategis tidak selalu berarti harus berada di kawasan paling ramai atau memiliki biaya sewa paling tinggi. Kamu perlu melihat karakter calon pelanggan, jenis usaha, akses menuju lokasi, sampai biaya yang harus dikeluarkan.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan sebelum memilih lokasi usaha kecil.

1. Kenali Target Pelanggan

Sebelum mencari lokasi, tentukan terlebih dahulu siapa calon pelangganmu.

Misalnya, usaha makanan yang menyasar pekerja kantoran akan memiliki kebutuhan lokasi yang berbeda dengan usaha perlengkapan sekolah atau toko kebutuhan rumah tangga.

Coba perhatikan kebiasaan calon pelanggan, termasuk area yang sering mereka datangi, waktu mereka beraktivitas, dan bagaimana mereka biasanya melakukan pembelian.

Dengan memahami target pelanggan, kamu bisa mempersempit pilihan lokasi berdasarkan kebutuhan bisnis.

2. Perhatikan Akses dan Visibilitas

Lokasi yang mudah ditemukan dapat membantu pelanggan datang ke tempat usaha. Perhatikan akses kendaraan, ketersediaan tempat parkir, kondisi jalan, serta apakah lokasi mudah terlihat dari area sekitarnya.

Kalau usaha berada di dalam pusat perbelanjaan atau area pertokoan, perhatikan juga posisi toko dan arus orang yang melewati lokasi tersebut.

Untuk usaha yang menerima pesanan secara online, akses untuk kurir juga perlu diperhatikan. Lokasi yang mudah dijangkau dapat membantu proses pengambilan dan pengantaran pesanan berjalan lebih praktis.

3. Cek Kompetitor di Sekitar Lokasi

Adanya kompetitor di sekitar lokasi tidak selalu berarti kamu harus mencari tempat lain. Justru, keberadaan bisnis sejenis bisa menunjukkan bahwa area tersebut memiliki calon pelanggan untuk produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bisnis kamu dapat memiliki pembeda. Kamu bisa melihat harga, produk, pelayanan, jam operasional, hingga cara kompetitor menarik pelanggan.

Lakukan observasi langsung sebelum memutuskan. Jangan hanya melihat lokasi dari informasi di internet.

4. Hitung Biaya Lokasi dengan Kemampuan Usaha

Lokasi yang ramai memang menarik, tetapi biaya sewanya juga perlu diperhitungkan.

Hitung seluruh biaya yang berkaitan dengan lokasi, seperti sewa, listrik, air, renovasi, keamanan, dan kebutuhan operasional lainnya. Bandingkan biaya tersebut dengan perkiraan omzet dan margin usaha.

Jangan sampai biaya lokasi terlalu besar sehingga mengurangi dana yang seharusnya digunakan untuk stok, pemasaran, atau kebutuhan operasional lainnya.

5. Perhatikan Metode Pembayaran yang Digunakan Pelanggan

Selain lokasi fisik, pertimbangkan juga bagaimana pelanggan akan melakukan pembayaran.

Saat ini, pembayaran menggunakan QRIS dapat menjadi salah satu pilihan untuk menerima transaksi secara digital. Dengan QRIS, pelanggan dapat membayar menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pemilik usaha, menyediakan pembayaran digital dapat menjadi bagian dari upaya memberikan pilihan pembayaran yang praktis kepada pelanggan.

QRIS neobank untuk Mendukung Transaksi Usaha

Setelah menemukan lokasi yang sesuai, kamu juga bisa menyiapkan kebutuhan transaksi usaha. Salah satunya dengan menggunakan QRIS neobank untuk menerima pembayaran dari pelanggan.

Melalui layanan QRIS, pelaku usaha dapat menerima pembayaran digital dari pelanggan yang menggunakan layanan pembayaran yang mendukung QRIS.

Kalau kamu sedang mencari informasi tentang buat QRIS neobank, pastikan mengikuti proses pendaftaran dan persyaratan yang ditentukan pada layanan QRIS yang tersedia. Informasi mengenai daftar QRIS neobank, biaya, serta ketentuan transaksi perlu diperiksa sebelum mendaftarkan usaha.

Melalui layanan neobank merchant di Neo Bisnis, pelaku usaha dapat menerima pembayaran menggunakan satu kode QR sesuai standar QRIS. Neo Bisnis menyediakan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha, di antaranya:

– Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis

– Bunga tabungan kompetitif*

– Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan

– Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah

– Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB

Fitur-fitur tersebut dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi harian dengan lebih praktis sekaligus memantau arus kas bisnis.

Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa
Next Article Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
vritimes

Related Posts

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

September 22, 2026 3:25 pm

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

September 22, 2026 3:03 pm

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

September 22, 2026 2:49 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • 5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
  • 5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
  • Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
  • Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
  • Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.