Ground Breaking Fasilitas Produksi Radio Pharmacy di KBN Cilincing Jakarta

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT. Kardia Farma Solusindo Gelar Ground Breaking Industrial Scale: Radio Pharmacy Production Facility bertempat di site PT KFS Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Sukapura, Cilincing. Jakarta Utara, Rabu (24/1).(Foto, Dok: Boby)

JAKARTA, Selebritynews.id – PT Kardia Farma Solusindo akan segera melakukan pembangunan Fasilitas Produksi Radio Pharmacy di site perusahaan tersebut yang berlokasi di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cilincing, Jakarta Utara.

Seperti yang kita ketahui, saat ini pelayanan pengobatan kanker Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga.

Hal ini dapat dilihat dari belum adanya fasilitas produksi FDG/Cyclotron dalam skala Industri di tanah air.

Jika dibandingkan dengan Malaysia terdapat 17 PET/CT dengan 3 Cyclotron skala industri, Vietnam terdapat 5 PET/CT dengan 4 Cyclotron industri, unit. Kemudian Filipina 8 PET/CT dengan 3 Cyclotron.

Sementara di Indonesia dengan jumlah penduduk kurang lebih 270 juta jiwa hanya memiliki 5 PET/CT dengan 3 Cyclotron yang masih terbatas untuk konsumsi internal masing-masing Rumah Sakit.

“Oleh karena itu, PT Kardia Farma Solusindo hadir untuk memberikan solusi akses dan ekualitas pelayanan bagi penderita kanker untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan terapi yang sesuai dengan kebutuhan pasien, atau pengobatan presisi dengan memproduksi, serta mendistribusikan FDG (Flurodiocxyglucose) dan turunannya bagi fasilitas kesehatan yang membutuhkan FDG,” demikian diungkapkan Presiden Direktur PT Kardia Farma Solusindo (PT KFS) – M, Ridwan Suryalaksana dalam acara Ground Breaking Industrial Scale: Radio Pharmacy Production Facility bertempat di site PT KFS Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Sukapura, Cilincing. Jakarta Utara, Rabu (24/1).

Direktur Keuangan dan Operasi Kardia Indonesia Group – San Emirza dalam momen yang sama menambahkan, bahwa Fasilitas Produksi Radio Pharmacy yang akan dibangun ini menghadirkan mesin Cyclotron yang berkapasitas besar dari IBA, yang dapat menghasilkan 30 Ci F-18/Produksi setelah melalui proses sintesis dapat diperoleh sekitar 22,5 Ci FDG/produksi.

Fluorodeoksiglukosa (FDG) F-18 yang dihasilkan mesin Cyclotron tersebut, bisa membantu mendiagnosa pasien kanker dengan bantuan alat PET-CT Scan.

Dalam satu hari fasilitas ini dapat memproduksi sampai 2-3 kali cycle, hingga dalam satu hari fasilitas ini dapat menghasilkan hingga 67.5 Ci, dengan PT KFS dapat mendistribusikan FDG kepada 20 rumah sakit.

Untuk proses distribusinya dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan khusus untuk jalan darat atau pesawat sehingga dapat menjangkau rumah sakit diluar Pulau Jawa.

Dalam seremoni acara Ground Breaking Industrial Scale: Radio Pharmacy Production Facility, Direktur Operasi PT KBN (Persero) – Satrio Witjaksono sangat menyambut positif pembangunan Fasilitas Produksi Radio Pharmacy di Kawasan Industri Berikat Nusantara (KBN).

 

Menurut Satrio Witjaksono, pembangunan Fasilitas Produksi Radio Pharmacy adalah sebuah tonggak sejarah baru, karena KBN menerima investor dengan teknologi pengoperasiannya yang sangat canggih.

Acara Ground Breaking Industrial Scale: Radio Pharmacy Production Facility di KBN Jakarta ini dilakukan secara paralel bersaman dengan acara Ground Breaking Ceremony Bogor Heart and Cancer Center (BHCC) di Tanah Sereal, Bogor, pada hari dan jam yang sama.

Ground Breaking Ceremony Bogor Heart and Cancer Center ini adalah sebuah langkah awal bagi Kardia Indonesia Group didalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan ketahanan kesehatan nasional. Bogor Heart and Cancer Center ini nantinya akan menjadi pusat unggulan didalam penanganan penyakit kanker di tanah air.(Shanty)

 

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Aksi Bersih Satu Hari Untuk Bumi Merdeka Dari Sampah
Keke Lo Solois Pop Indonesia yang Kian Bersinar, Konsernya Selalu dinanti, Bikin Bangga Jambi
PLN Indonesia Power UBP Lontar Adakan Pelatihan Membatik di MI Al-Husna Desa Lontar Wujud Inklusivitas Bersama Kelompok Nol Satu Tangerang (NOSATA)
Galaxy Run 2025: Lari, Kopi, UMKM, dan Musik Meriahkan Bekasi
Kementerian Pertahanan RI Gelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Pekerja di Kabupaten Jember
Institutional Bitcoin Hoarding Soars – Here’s How DNSBTC’s Best Free Cloud Mining Lets You Earn Passive Income
“From Zero to $10,000 a Day: DEAL Mining Cloud Mining Empowers Crypto Investors Worldwide”
Chair’s new treaty draft, ‘a gift to the plastic industry’ – Greenpeace to PH gov’t: Hold the line and champion a strong treaty

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:08

Wabup Intan Hadiri Aksi Bersih Satu Hari Untuk Bumi Merdeka Dari Sampah

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:44

Keke Lo Solois Pop Indonesia yang Kian Bersinar, Konsernya Selalu dinanti, Bikin Bangga Jambi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:53

PLN Indonesia Power UBP Lontar Adakan Pelatihan Membatik di MI Al-Husna Desa Lontar Wujud Inklusivitas Bersama Kelompok Nol Satu Tangerang (NOSATA)

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 08:07

Galaxy Run 2025: Lari, Kopi, UMKM, dan Musik Meriahkan Bekasi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 03:44

Kementerian Pertahanan RI Gelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Pekerja di Kabupaten Jember

Berita Terbaru