Tidak lagi menjadi Ibu Kota, Jakarta Didorong Menjadi Fifteen Minutes City

vritimes

Selasa, 19 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengembangan masif Kawasan Berorientasi Transit/Transit Oriented Development (TOD) berpotensi jadikan Jakarta “Fifteen Minutes City”.

Di tengah pergeseran dari status ibu kota menjadi , Jakarta didorong untuk segera menerapkan konsep Fifteen Minutes City — sebuah konsep perkotaan dimana semua kebutuhan sehari-hari dapat diakses dalam waktu lima belas menit perjalanan. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, polusi, dan meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat Jakarta.

Dalam wawancara eksklusif dengan Yoga Adiwinarto, pakar mobilitas perkotaan selaku Sekretaris Jenderal di ITS Indonesia, menguraikan bahwa tantangan mobilitas perkotaan yang dihadapi Indonesia—khususnya Jakarta—dapat diatasi melalui implementasi ITS yang komprehensif. Implementasi sistem canggih ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan efisiensi dan keamanan transportasi tapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan ramah lingkungan.

Salah satunya, pengembangan Kawasan Berorientasi Transit/Transit Oriented Development (TOD) baru dipandang sebagai strategi efektif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan mempromosikan gaya hidup yang lebih aktif. “TOD tidak hanya berfokus pada peningkatan aksesibilitas dan kenyamanan bagi pejalan kaki tapi juga pada integrasi dan efisiensi jaringan transportasi antar moda seperti MRT, LRT, BRT maupun ride hailing sebagai pilihan transportasi masyarakat.” ujar mantan dirut Transjakarta itu.

Dengan TOD yang mulai bermunculan di Jakarta, Yoga meyakini perubahan tersebut dapat mendorong dan mempercepat terwujudnya Jakarta sebagai Fifteen Minutes City. Sebagai gambaran, dari daerah Senayan ke tujuan perjalanan yang dapat dijangkau dengan berjalan beberapa menit dari apartemen ke stasiun, lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta yang lebih cepat, yang dapat di capai dalam waktu sepuluh hingga lima belas menit.

Langkah ini perlu melibatkan koordinasi yang erat antara pemerintah dan sektor swasta untuk mengembangkan infrastruktur yang mendukung, seperti terminal dan stasiun yang terhubung, sistem tiket terpadu, serta aplikasi navigasi dan informasi yang dapat diakses oleh pengguna secara real time. Yoga juga menegaskan bahwa implementasi sistem cerdas ini wajib didasari dengan analitik data yang kuat untuk mengoptimalkan alur penumpang dan memastikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Untuk mempercepat duplikasi konsep yang sudah membawa dampak positif di Jakarta ke daerah lain di Indonesia, Yoga mengajak untuk seluruh stakeholders dan pengguna transportasi publik untuk mengikut Intelligent Transport System (ITS) Asia Pacific Forum 2024, pada 28-30 Maret 2024 di Jakarta Convention Center untuk melihat perkembangan teknologi transportasi seperti taksi terbang hingga teknologi sistem transportasi cerdas berbasis AI yang bisa di gunakan untuk menguraikan permasalahan lalu lintas di wilayah Indonesia. Selain pameran teknologi, akan hadir panelis dari luar negeri yang membawa succes story penerapan sistem transportasi cerdas di kota mereka.

Tentang Intelligent Transport System Asia Pacific Forum 2024

Intelligent Transport System (ITS) Asia Pacific Forum 2024 merupakan event rutin sektor transportasi dan infrastruktur yang akan mempertemukan para pemangku kepentingan, pakar, pembuat kebijakan, pemimpin industri, dan pengembang teknologi untuk bertukar ide, memamerkan inovasi, dan mendiskusikan kemajuan terkini dalam Sistem Transportasi Cerdas (ITS).

Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah ITS Asia Pacific Forum ke-19 yang akan diselenggarakan pada 28-30 Mei 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Sebagai tuan rumah ITS Asia Pacific Forum 2024, ITS Indonesia mendorong inisiatif pengembangan dan pemanfaatan sistem transportasi cerdas di Indonesia.

Kegiatan ITS Asia Pacific Forum 2024 diharapkan dapat menjadi platform penting bagi pengembang mobilitas cerdas dan pengembangan ekosistem transportasi cerdas. Acara ini diselenggarakan oleh ITS Indonesia dan didukung oleh seluruh asosiasi ITS di kawasan Asia Pasifik.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

6 Wonders of Christmas at ASRI: Enam Destinasi Pilihan untuk Sambut Musim Liburan
Brand Communication BINUS University Raih Penghargaan Indonesia Brand Communication Excellence 2025
Libur Akhir Tahun, Pengguna LRT Jabodebek Naik 8,76 Persen
Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan
Drone untuk Inspeksi Ruang Terbatas yang Lebih Aman dan Efisien
Cek Jadwal Yuk! LRT Sumsel Tambah Operasional Menjadi 102 Perjalanan, pada 21 Desember 2025
KAI Logistik Sukses Dukung Perawatan Jalur KA Melalui Pengiriman Multi Tie Tamper ke Kuala Tanjung
21 Juta Ton Barang Terkelola hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 11:43

6 Wonders of Christmas at ASRI: Enam Destinasi Pilihan untuk Sambut Musim Liburan

Senin, 5 Januari 2026 - 11:19

Brand Communication BINUS University Raih Penghargaan Indonesia Brand Communication Excellence 2025

Senin, 5 Januari 2026 - 00:22

Libur Akhir Tahun, Pengguna LRT Jabodebek Naik 8,76 Persen

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:51

Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37

Drone untuk Inspeksi Ruang Terbatas yang Lebih Aman dan Efisien

Berita Terbaru