LindungiHutan Ajak Masyarakat Berperan Aktif Melestarikan Hutan dalam Program Sedekah Pohon

vritimes

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LindungiHutan meluncurkan inisiatif baru selama bulan Ramadan yaitu Program Sedekah Pohon.

Sebagai komitmen untuk melestarikan hutan Indonesia, LindungiHutan kembali umumkan program tahunan selama bulan Ramadan yaitu Sedekah Pohon. Program ini merupakan program unggulan dari LindungiHutan yang mengajak setiap orang berperan aktif menjaga hutan dengan berkontribusi melalui upaya penghijauan terutama di bulan Ramadan.

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim seluruh dunia. Sedekah Pohon menjadi ajang bagi umat Muslim untuk beramal dengan cara yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi lingkungan.

Program ini pun dapat diikuti dari berbagai latar belakang tanpa memandang agama, ras, suku, hingga kewarganegaraan. Mereka dapat ikut serta dalam menjaga kelestarian hutan dengan cara berdonasi pohon hingga melakukan aksi nyata penanaman pohon di berbagai lokasi di Indonesia.

CEO LindungiHutan, Miftachur Robani, mengatakan bahwa Sedekah Pohon menjadi ajang untuk berbuat kebaikan selama Ramadan yang memberikan dampak berkelanjutan untuk lingkungan dan masyarakat.

Setiap individu, komunitas, organisasi, hingga perusahaan dapat bergabung melalui program Sedekah Pohon dengan cara mengunjungi laman https://lindungihutan.com/sedekahpohon/.

Melalui Sedekah Pohon, Anda dapat berkontribusi dalam upaya:

1. Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

Pohon memiliki kemampuan untuk menyerap partikel emisi karbon di bumi sehingga membantu untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim.

2. Meningkatkan Kelestarian Lingkungan

Menanam pohon juga membantu untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sangat berperan dalam mengatasi lahan yang rusak atau terdegradasi. Pohon juga bermanfaat untuk menciptakan kehidupan baru bagi makhluk hidup yang membutuhkannya.

3. Menyejahterakan Masyarakat

Penanaman pohon di sekitar hutan membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pohon mampu menghasilkan hasil hutan berupa kayu maupun non-kayu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

LindungiHutan mengundang berbagai pihak yang ingin berkontribusi dalam program Sedekah Pohon selama bulan Ramadan ini. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman https://lindungihutan.com/sedekahpohon/ dan ikuti akun Instagram LindungiHutan (lindungihutan).

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 808 ribu pohon telah ditanam bersama 517 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Akhir Tahun Tiba, Saatnya Menyusun Resolusi Keuangan 2026
KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik
Peran Drone Angkut dalam Menjaga Keberlangsungan Distribusi Logistik Darurat di Indonesia
Hari Pertama Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre III Palembang Angkut 3.226 Penumpang
Bongkar Strategi ‘Social Proof’: Rahasia di Balik Viralnya Brand dan Influencer yang Jarang Diketahui Publik
6 Juta Unit Terjual, Yamaha MAXi Pelopor Skutik Premium yang Mendunia
Boost asset performance, cut downtime, and stay ahead of competitors with PetroSync Reliability & Maintenance training for business leaders. In today’s competitive industrial landscape, asset performance is no longer a technical concern—it is a business imperative. If your competitors can maintain higher equipment availability, reduce downtime, and respond faster to failures, they gain an advantage that directly affects market share, profitability, and customer trust. As a business leader, you may already sense this pressure. The uncomfortable question is not whether reliability matters, but whether your organization is moving fast enough. When Your Competitors Fix Assets Faster Than You Can Imagine two companies operating similar assets in the same market. One experiences frequent unplanned shutdowns, while the other maintains steady production with minimal disruption. The difference is rarely luck—it is capability. Organizations that invest in reliability and maintenance competencies empower their teams to detect issues earlier, prioritize the right tasks, and execute maintenance with precision. Studies consistently show that mature reliability programs can improve maintenance productivity by 15–25%, simply by reducing reactive work and improving planning accuracy. While your team struggles with fire-fighting mode, competitors with structured reliability frameworks move faster, recover quicker, and deliver more consistent output. Over time, that performance gap becomes impossible to ignore. The Hidden Cost of “Business as Usual” in Reliability and Maintenance Many companies underestimate the cost of maintaining the status quo. On the surface, operations may appear stable—but beneath it lies inefficiency. Unoptimized maintenance strategies often lead to: Excessive overtime and labor waste Spare parts overstocking or critical shortages Repeated failures that erode asset life According to industry benchmarks, poor maintenance practices can consume up to 30% of total operating costs. Meanwhile, organizations that adopt reliability-centered approaches typically achieve 10–20% operational efficiency improvements, freeing capital for growth rather than repairs. If competitors are already operating leaner and smarter, continuing “business as usual” is not neutral—it is a risk. How Smart Reliability Leaders Turn Technology Into a Competitive Weapon Forward-thinking leaders understand that reliability excellence is no longer driven by people alone—it is amplified by technology. AI-powered maintenance tools, including intelligent chatbots, are increasingly used to support frontline teams. These systems help technicians access procedures, historical failure data, and troubleshooting guidance instantly. The result is faster decision-making, fewer errors, and reduced dependency on limited expert resources. Organizations implementing AI-assisted maintenance solutions report: Faster issue resolution and improved team productivity Reduced training time for new technicians Operational cost savings of up to 20–30% by minimizing downtime and unnecessary interventions However, technology only delivers value when paired with strong reliability fundamentals. This is where professional capability development becomes critical. Programs such as CMRP Training and CRE Training equip professionals with the strategic and analytical skills needed to turn tools and data into real performance gains. Staying Relevant in an Era Where Asset Performance Defines Market Winners The reality is simple: markets reward organizations that can sustain asset performance under pressure. Those that fail to evolve risk falling behind—not because they lack assets, but because they lack reliability leadership. Reliability-centered methodologies help businesses shift from reactive maintenance to structured decision-making. Programs like ARCM Training enable teams to align maintenance activities with business risk, ensuring resources are focused where they matter most. Meanwhile, RCA Training helps organizations break the cycle of recurring failures that quietly drain profitability. For business leaders, investing in reliability and maintenance capability is not just about equipment—it is about protecting competitiveness. When your competitors can deliver faster, cheaper, and more reliably, the cost of inaction becomes far greater than the cost of transformation. About PetroSync Global Internasional PetroSync was established in Singapore in 2010 and began its expansion into Indonesia in 2013. To this day, PetroSync has become a leading oil and gas training provider, with a participant passing rate as high as 90%. This Press Release has also been published on VRITIMES
Duo Machineast Malaysia Tampil di BINUS @Medan, Dari Tipografi Kinetik ke Media Digital

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:16

Akhir Tahun Tiba, Saatnya Menyusun Resolusi Keuangan 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:18

KAI Logistik Catat Angkutan Lebih dari 2.000 Ton pada Periode Natal, Siap Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:09

Peran Drone Angkut dalam Menjaga Keberlangsungan Distribusi Logistik Darurat di Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:55

Hari Pertama Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre III Palembang Angkut 3.226 Penumpang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:22

Bongkar Strategi ‘Social Proof’: Rahasia di Balik Viralnya Brand dan Influencer yang Jarang Diketahui Publik

Berita Terbaru