
Band 7Dunia kembali melakukan kegiatan promosi single terbarunya ‘Seandainya Engkau Tahu’. Kali ini visit (kunjungan) ke stasiun radio Megaswara 100.8 FM yang berlokasi di pusat kota Bogor, kemarin (22/2026).
Visit radio ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pendengar setelah video klip lagu tersebut mencatat ratusan ribu penonton di YouTube dalam dua pekan setelah dirilis.
“Band 7Dunia bangga single Seandainya Engkau Tahu’ diapresiasi di YouTube dan para pendengar radio. Kali ini 7Dunia visit atau singgah di Radio Megaswara FM Bogor. Semoga single terbaru ini bisa mengepung pendengar radio,” papar Andi.
Menurutnya, radio masih menjadi salah aatu ujung tombak dalam mendekatkan single dari musisi ke publik. Dalam hal ini single terbaru dari 7Dunia.
Band 7Dunia setelah sempat merilis karya di label internasional Life Records Malaysia pada 2019, pandemi COVID-19 memaksa band ini menghentikan ekspansi luar negeri dan kembali ke Indonesia. Sejak itu, mereka bergerak secara independen sebelum kemudian bernaung di label musik True Friends yang diproduseri Endang Sukmawan.
Formasi teranyar Andi (vokal) dan Rudi (drum) mencoba menjaga produktivitas di tengah lanskap industri yang berubah cepat. “Seandainya Engkau Tahu” menjadi salah satu penanda konsistensi tersebut. Lagu bergenre alternatif pop ini mengangkat tema kehilangan dan kesetiaan dalam relasi, dengan pendekatan lirik yang emosional namun tetap mudah diakses pendengar luas.
“Single ‘Seandainya Engkau Tahu’, bercerita tentang kisah cinta seorang lelaki yang kehilangan perempuannya. Dimana lelaki tersebut masih menyimpan cinta yang sangat mendalam kepada kekasihnya. Walaupun lelaki itu tahu bahwa menyimpan cinta ini adalah hal yang sangat menyakitkan untuknya. Namun dia rela untuk memendam rasa cinta itu. meski tak tahu dimana keberadaannya, lelaki tersebut tetap memilih untuk menunggunya,” ungkap Rudi.
Di balik capaian awalnya, ada upaya membangun ekosistem audiens yang lebih spesifik. 7Dunia menyebut basis penggemarnya sebagai “Gen Seven (Gen7)”, yang tersebar di Indonesia dan Malaysia. Platform seperti YouTube, TikTok, dan Spotify menjadi kanal utama untuk menjangkau kelompok ini, sekaligus mengukur penerimaan pasar secara real time.
Meski demikian, tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan angka penonton, melainkan mengonversinya menjadi basis pendengar yang loyal. Untuk itu, 7Dunia merencanakan tur promosi bertajuk 7Dunia Singgah & Stream Radio yang akan menyasar sejumlah kota besar di Indonesia dan Malaysia.
“Saat ini 7Dunia fokus mendekatkan single terbaru ke masyarakat pendengar radio setanah air lewat visit dan phoner radio. Selain itu 7Dunia juga showcase off air,” tambah Rudi.
Arul selaku Music Director Radio Megaswara Bogor, sangat mengapresiasi apa yang dijalani grup musik 7Dunia. Mengingat Radio Megaswara selalu mendukung musisi dan musik Indonesia.
“Visit radio yang dijalani band 7Dunia, pastinya memperluas market dari 7Dunia di kota Bogor. Terutama para pendengar radio Megaswara di Bogor,” pungkas Arul.