Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fakta Menarik: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Hadiri Milad Sekaligus Peluncuran Buku Bamsoet yang Berjudul “Politik Hukum Konstitusi”

Fakta Menarik: Rosan Roeslani Hadiri Milad Sekaligus Peluncuran Buku Bamsoet yang Berjudul “Politik Hukum Konstitusi”

Fakta Menarik: Milad Ke 64 Tahun, Bambang Soesatyo Luncurkan Buku Berjudul “Politik Hukum Konstitusi”

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
You are at:Home»Technology»Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa
Technology

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

vritimesBy vritimesAgustus 21, 2026 8:28 am054 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beda re-key dan daftar ulang sertifikat elektronik yang hampir kedaluwarsa, mulai dari fungsi, proses, hingga kapan masing-masing diperlukan.

Banyak tim baru menyadari sertifikatnya bermasalah saat dokumen mendesak menunggu. Notifikasi masa aktif sering terlewat di tengah kesibukan akhir bulan. Daftar Ulang Sertifikat Elektronik lalu ditempuh, padahal jalur lain sebenarnya lebih ringan.

Selisih waktunya terasa pada proses yang sedang berjalan. Selama sertifikat tidak aktif, layanan penandatanganan tidak dapat digunakan. Kontrak vendor tertahan, sementara pihak lawan sudah menunggu berkas balasan. Tim akhirnya mencetak dokumen agar prosesnya tidak berhenti sama sekali.

Dua jalur pemulihan sebenarnya tersedia dengan syarat berbeda. Pemilik sertifikat elektronik perlu tahu kapan masing-masing jalur berlaku. Perbedaannya terletak pada satu hal: masa aktif masih berjalan atau sudah lewat.

Dua Jalur Pemulihan yang Kerap Dianggap Sama

Re-key ditempuh ketika masa berlaku sertifikat belum habis. Pendaftaran ulang ditempuh setelah sertifikat kedaluwarsa dan menjadi tidak valid. Keduanya sama-sama berujung pada sertifikat yang kembali aktif. Bedanya ada pada beban verifikasi yang harus dilalui pengguna.

Pembeda yang Paling Terasa

Tiga hal berikut membedakan keduanya secara praktis:

● Re-key memakai sertifikat lama untuk menandatangani formulir permohonan

● Pendaftaran ulang mensyaratkan proses verifikasi identitas atau e-KYC kembali

● Re-key dijalankan sebelum masa aktif berakhir, bukan sesudahnya

Alur Re-Key Sebelum Masa Aktif Berakhir

Jalur ini paling ringan bila pengguna masih punya waktu. Prosesnya dimulai dari dalam akun, tanpa mengunggah berkas legalitas baru. Tahapannya berjalan seperti berikut:

1. Masuk ke akun, buka menu setting, lalu pilih Profile.

2. Klik opsi Re-Key pada halaman tersebut.

3. Terima formulir permohonan yang dikirimkan tim registration authority.

4. Isi formulir dan tandatangani secara elektronik dengan sertifikat yang akan diperbarui.

5. Tunggu persetujuan dari administrator registration authority.

6. Selesaikan pembayaran, lalu sertifikat kembali aktif.

Syarat yang Tidak Bisa Ditawar

Formulir permohonan wajib ditandatangani memakai sertifikat yang hendak diperbarui. Artinya sertifikat tersebut harus masih dalam kondisi aktif. Bila sudah lewat masa berlakunya, jalur ini otomatis tertutup.

Alur Daftar Ulang Sertifikat Elektronik Setelah Kedaluwarsa

Sertifikat yang habis masa aktifnya berubah status menjadi tidak valid. Pemulihannya menuntut pendaftaran ulang dari dalam akun yang sama. Prosesnya dimulai dengan memilih opsi Daftar Ulang pada menu Profile. Pengguna kemudian menjalani e-KYC sebelum permohonannya divalidasi.

Konsekuensi Selama Masa Kosong

Layanan tidak dapat dipakai selama sertifikat berada dalam kondisi tersebut. Setiap proses tanda tangan digital yang sedang berjalan ikut tertahan. Karena itu jeda ini sebaiknya tidak dibiarkan terjadi pada periode sibuk.

Menandai Jadwal agar Tidak Terlambat

Pengelolaan masa aktif jauh lebih murah daripada penanganan darurat. Sertifikat berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang sebelum berakhir. Tandai pengingat internal beberapa minggu sebelum tanggal kedaluwarsa.

Cara Memeriksa Masa Aktif Sertifikat

Informasinya tersedia langsung di dalam akun pengguna:

● Masuk ke akun, lalu buka My Profile di sudut kanan atas

● Buka bagian my Digital Certificate pada halaman tersebut

● Lihat keterangan masa aktif di bawah nomor serial sertifikat

Menghindari Daftar Ulang Sertifikat Elektronik lewat Perencanaan Sederhana

Perbedaan kedua jalur ini sebenarnya soal waktu, bukan soal teknis rumit. Perusahaan yang memantau masa aktif hampir selalu cukup menempuh re-key. Pengingat kalender sederhana sudah memadai untuk kebutuhan tersebut. Untuk akun korporat, tugas ini sebaiknya melekat pada sysadmin.

ezSign menyediakan kedua jalur tersebut langsung dari dalam akun pengguna. Status dan masa berlaku sertifikat juga dapat diperiksa sendiri kapan saja. Perusahaan yang mengelola banyak pengguna tanda tangan digital dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Kapan re-key masih bisa dilakukan?

Re-key hanya bisa ditempuh selama sertifikat masih aktif dan belum melewati masa berlakunya.

2. Apakah pendaftaran ulang mengharuskan verifikasi identitas lagi?

Ya, pengguna perlu menjalani proses e-KYC sebelum permohonannya divalidasi tim registration authority.

3. Apakah layanan bisa dipakai saat sertifikat sudah kedaluwarsa?

Tidak, layanan baru dapat digunakan kembali setelah sertifikat berhasil diaktifkan ulang.

Tentang ezSign for Business

ezSign for Business adalah Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) resmi di bawah naungan KOMDIGI Republik Indonesia. ezSign menyediakan layanan tanda tangan elektronik tersertifikasi yang menjamin keabsahan dan kekuatan hukum dokumen digital bagi bisnis dan institusi.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTigo Bawa Produksi Short Drama ke Level Baru: 100 Episode Bisa Dibuat dalam 1 Hari
Next Article Semarak HUT ke-81 RI, KAI Bandara Layani 41.483 Penumpang di Yogyakarta
vritimes

Related Posts

ENSIA 2026: Saat Inovasi Menjadi Kunci Bisnis Berkelanjutan dan Ketangguhan Masyarakat

September 11, 2026 12:28 pm

Undifest Hadir Membawa Konsep Baru dalam Aktivitas Undian Berhadiah di Indonesia

September 10, 2026 7:01 pm

Rayakan “September Ceria”, HONOR Tawarkan Diskon Spesial untuk Tablet dan Smartphone Unggulan

September 10, 2026 3:02 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Fakta Menarik: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Hadiri Milad Sekaligus Peluncuran Buku Bamsoet yang Berjudul “Politik Hukum Konstitusi”
  • Fakta Menarik: Rosan Roeslani Hadiri Milad Sekaligus Peluncuran Buku Bamsoet yang Berjudul “Politik Hukum Konstitusi”
  • Fakta Menarik: Milad Ke 64 Tahun, Bambang Soesatyo Luncurkan Buku Berjudul “Politik Hukum Konstitusi”
  • Fakta Menarik: Kasatgas Tito Minta Stakeholder di Tapanuli Tengah Bersatu Prioritaskan Penanganan Pascabencana
  • Berbagi di Hari Jadi, KAI Logistik Gelar Donor Darah untuk Sesama
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.