Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa

Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati

Facebook X (Twitter) Instagram
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
You are at:Home»Technology»Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan
Technology

Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan

vritimesBy vritimesOktober 5, 2026 4:43 am013 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ducking.id, platform jasa impor China asal Indonesia, memperkuat layanannya sebagai jasa impor China B2B dan impor borongan bagi UMKM, reseller, pemilik brand, dan perusahaan, sekaligus tetap menjadi pintu masuk yang mudah bagi importir pemula. Melalui Ducking.id, pelanggan dapat memulai dari pembelian pertama melalui jasa titip, lalu berkembang ke pembelian grosir dari marketplace B2B China seperti 1688 dan Alibaba, serta dari Taobao, Tmall, dan AliExpress, tanpa harus berpindah layanan.

Langkah ini sejalan dengan semakin besarnya peran China sebagai sumber pasokan barang bagi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), China tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan pangsa sekitar 36 persen dari total impor nasional pada 2025. Pada sektor nonmigas, impor dari China naik 19,57 persen dan menyumbang 41,6 persen dari total impor nonmigas sepanjang 2025.

“Banyak pelanggan kami memulai dari belanja pertama lewat jasa titip, lalu berkembang menjadi reseller dan pemilik brand yang impor borongan setiap bulan. Karena itu, kami memperkuat Ducking.id sebagai jasa impor China B2B, tanpa meninggalkan kemudahan yang membuat pemula nyaman memulai impor,” ujar Sovia, Import Consultant Ducking.id.

Menurut Sovia, kebutuhan pelanggan berubah seiring pertumbuhan bisnis mereka. Importir pemula umumnya membutuhkan proses yang sederhana dan pendampingan dalam memilih barang. Ketika bisnis berkembang, tantangannya bergeser ke hal lain, seperti menjaga kualitas barang tetap konsisten di setiap pemesanan, membayar supplier dalam mata uang RMB, berkomunikasi dengan supplier berbahasa Mandarin, serta mengendalikan ongkos kirim ketika barang dibeli dari beberapa supplier sekaligus.

Satu alur layanan, dari pembelian pertama hingga impor borongan

Ducking.id menyatukan seluruh tahapan impor dalam satu layanan yang dapat digunakan di setiap tahap pertumbuhan bisnis:

1. Pembelian tanpa akun marketplace. Pelanggan dapat memesan dari 1688, Alibaba, Taobao, Tmall, dan AliExpress melalui aplikasi Ducking.id, baik untuk pembelian satuan maupun grosir, tanpa perlu membuat akun marketplace China atau bernegosiasi dalam bahasa Mandarin.

2. Pembayaran dalam Rupiah melalui layanan Ducking.id jasa transfer RMB untuk pembayaran ke supplier di China.

3. Konsolidasi pesanan multi-supplier. Barang dari beberapa supplier dikumpulkan terlebih dahulu, lalu dikirim dalam satu pengiriman agar biaya logistik lebih efisien.

4. Pemeriksaan sebelum pengiriman. Barang diperiksa sebelum diberangkatkan untuk mengurangi risiko barang tidak sesuai pesanan.

5. Pengiriman dan kepabeanan. Barang dikirim melalui jalur laut atau udara, termasuk pengurusan kepabeanan hingga tiba di Indonesia.

“Kami ingin pelanggan tidak perlu mencari layanan baru setiap kali bisnisnya naik kelas. Yang hari ini baru mencoba impor pertama kali, besok bisa restock borongan di tempat yang sama. Itulah arti mitra impor jangka panjang bagi kami,” tambah Sovia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati
Next Article BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa
vritimes

Related Posts

BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa

Oktober 5, 2026 5:29 am

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati

Oktober 5, 2026 4:23 am

KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung

Oktober 4, 2026 12:36 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa
  • Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan
  • PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati
  • Harga Emas Berpotensi Rebound, Dupoin Futures Soroti Level 4.111
  • Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.