Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bukan Sekadar Hadir di Gala Premiere, ESAFX Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama Film Ketok Mejik

Moladin Finance dan Pashouses Jalin Kemitraan Strategis, Hadirkan Solusi Pembiayaan bagi Pemilik Properti

Cara Top Up Token HoK Tercepat di GAMEZI

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
You are at:Home»Uncategorized»IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun
Uncategorized

IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

vritimesBy vritimesAgustus 18, 2026 7:12 am006 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

IDX, IIX, dan BRIDS menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable untuk membahas peluang pengembangan obligasi tematik dalam mendukung perekonomian yang inklusif dan tangguh.

Dengan Orange Bond sebagai salah satu studi kasus utama, forum ini mempertemukan pelaku pasar untuk membahas peluang pasar, praktik terbaik, serta langkah konkret dalam memperluas pipeline obligasi tematik di Indonesia.

Indonesia memiliki salah satu pasar obligasi mata uang lokal terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai outstanding mencapai sekitar Rp7.800 triliun (setara dengan USD480 miliar). Pemerintah Indonesia juga telah menunjukkan kepemimpinan global dalam pengembangan keuangan berkelanjutan, termasuk sebagai penerbit green sukuk terbesar di dunia, sebuah instrumen pembiayaan inovatif yang kini telah direplikasi oleh berbagai negara berkembang lainnya. Saat ini, surat utang negara mencakup lebih dari 90% pasar obligasi domestik, mencerminkan peran sentral obligasi pemerintah sekaligus menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan keuangan berkelanjutan di masa depan.

Di tengah kondisi tersebut, Indonesia mencatat tonggak baru dengan menjadi negara dengan komitmen penerbitan Orange Bond terbesar di dunia sekaligus negara pertama yang menerbitkan Orange Sukuk. Pencapaian ini justru didorong oleh sektor korporasi. Jika penerbitan obligasi tematik di Indonesia selama ini banyak ditopang oleh pemerintah, transaksi ini menandai semakin besarnya peran korporasi dalam mendorong keuangan berkelanjutan, sekaligus membuka potensi pertumbuhan pasar yang saling melengkapi. 

Sejalan dengan momentum tersebut, Indonesia juga menargetkan penghimpunan Orange Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030, sebagaimana disepakati bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pendanaan ini ditujukan untuk memberdayakan 100 juta perempuan, anak perempuan, dan kelompok minoritas gender, khususnya dalam mendukung aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan yang berperspektif gender.

Untuk memperkuat momentum tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (IDX), Impact Investment Exchange (IIX), dan PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyelenggarakan Indonesia Thematic Bonds Roundtable bertajuk “Indonesia’s Trillion-Rupiah Opportunity: Advancing an Inclusive and Resilient Economy through Thematic Bonds” yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Forum ini mempertemukan calon penerbit obligasi dan para pelaku pasar modal untuk membahas perkembangan pasar obligasi tematik di Indonesia, termasuk kerangka kerja sebelum dan sesudah penerbitan (pre- and post-issuance framework) yang diterapkan oleh para penerbit, dengan Orange Bond sebagai studi kasus utama. Selain itu, forum ini juga akan membagikan pembelajaran dan praktik terbaik dari berbagai penerbitan obligasi tematik, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret untuk memperluas pipeline transaksi obligasi berbasis dampak (impact-linked bonds) di Indonesia.

Listyorini Dian Pratiwi, Wakil Direktur Pengembangan Perusahaan Tercatat Bursa Efek Indonesia, mengatakan, “Momentum saat ini memberikan keyakinan kepada kami bahwa target perolehan dana dari penerbitan instrumen utang berkelanjutan sebesar lebih dari Rp200 triliun pada 2030, sebagaimana ditetapkan dalam Sustainable Finance Roadmap, dapat tercapai. Nilai perolehan dana dari instrumen utang berkelanjutan terus menunjukkan tren peningkatan dan sejak 2023 telah berkontribusi lebih dari 10% terhadap total nilai perolehan dana instrumen utang kami. Penerbitan Orange Bond dan Orange Sukuk oleh PNM tahun lalu yang menjadi terobosan baru juga menunjukkan adanya permintaan yang jelas dari pasar Indonesia terhadap peluang investasi yang berfokus pada gender. Seiring dengan terus bertumbuhnya basis investor di pasar kami, kami meyakini pasar Indonesia mampu menyerap lebih banyak penawaran instrumen utang berkelanjutan yang inovatif dengan skala lebih besar di masa mendatang.”

Prof. Shahnaz, CEO dan Founder Impact Investment Exchange (IIX), mengatakan, “Selama lebih dari dua dekade, IIX membangun infrastruktur pasar modal yang mampu menyalurkan investasi swasta untuk mendorong kesetaraan gender dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Indonesia telah lama menjadi pasar prioritas bagi kami, mengingat besarnya pasar modal nasional serta ambisi Indonesia dalam mengembangkan keuangan berkelanjutan. Penerbitan perdana Orange Bond di Indonesia, yang didorong oleh sektor korporasi, membuktikan bahwa modal tematik dapat bergerak melampaui neraca pemerintah dan masuk ke arus utama pasar. Seiring Indonesia berupaya memobilisasi Orange Capital sebesar USD10 Miliar pada 2030, kami terus bekerja bersama para mitra ekosistem, termasuk BEI, BRIDS, serta para penerbit, investor, dan regulator yang membentuk pasar ini, untuk menjalankan misi kami membangun perekonomian yang inklusif dan tangguh melalui pasar modal yang memberikan manfaat bagi semua. Roundtable ini merupakan bentuk kolaborasi yang kami butuhkan untuk mewujudkannya.”

Plt. Direktur Utama, Fifi Virgantria mengatakan, “Obligasi tematik membuka peluang besar untuk menghubungkan kebutuhan pendanaan korporasi dengan meningkatnya minat investor terhadap investasi berkelanjutan. Sebagai Joint Lead Underwriter (JLU) yang telah memimpin sejumlah penerbitan Orange Bond dan Orange Sukuk, termasuk untuk PNM dan FIF, BRIDS melihat langsung besarnya potensi pasar ini. Melalui kolaborasi dengan IDX dan IIX, kami berharap semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan obligasi tematik sebagai alternatif pendanaan sekaligus mempercepat terbentuknya pipeline penerbit obligasi tematik di Indonesia.”

Rangkaian acara roundtable meliputi pemaparan utama dari Bursa Efek Indonesia, sesi pengenalan Orange Bond beserta peluang pasarnya oleh IIX, serta talk show mengenai penerbitan Orange Bond pertama di Indonesia yang menghadirkan BRI Danareksa Sekuritas, IIX, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Acara akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan networking.

Indonesia Thematic Bonds Roundtable diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas partisipasi sektor korporasi dalam pasar obligasi tematik sekaligus mendukung target nasional menghimpun Orange Capital sebesar USD10 miliar pada tahun 2030, sejalan dengan posisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar dan salah satu pasar modal paling berkembang di Asia Tenggara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Orange Capital dan kerangka kerja Orange Bond, kunjungi https://orangemovement.global/

About BRI Danareksa Sekuritas

(www.bridanareksasekuritas.co.id)

PT BRI Danareksa Sekuritas didirikan pada tahun 1992, bergerak sebagai perantara perdagangan efek, penjamin emisi efek dan penasihat keuangan, yang merupakan entitas anak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI atau Bank BRI) serta entitas asosiasi dari Holding BUMN Danareksa. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai one stop financial solution provider, perusahaan telah melayani nasabah baik individual maupun institusi; domestik maupun internasional; lembaga Pemerintah maupun swasta. BRI Danareksa Sekuritas memiliki pengalaman terbanyak dalam menangani  pasar modal, baik sebagai underwriter, broker dan financial advisor. Khusus untuk nasabah individu, perusahaan menyediakan digital multi-investment platform yang terintegrasi dan memudahkan nasabah dalam bertransaksi beragam produk pasar modal. 

Tentang Impact Investment Exchange (IIX)

IIX merupakan pelopor global dalam investasi berdampak dan keuangan berkelanjutan, mentransformasi pasar keuangan untuk mendorong inklusi, kesetaraan gender, dan aksi iklim melalui mobilisasi modal serta solusi berbasis data. Selama 17 tahun terakhir, IIX telah mengembangkan ekosistem investasi berkelanjutan melalui berbagai inisiatif, termasuk Impact Partners™, Women’s Livelihood Bond™ Series, program bantuan teknis, serta Research & Advisory. 

Beroperasi di lebih dari 60 negara, IIX telah membantu mobilisasi lebih dari USD 2 miliar modal swasta, memberikan dampak positif kepada 185 juta penerima manfaat langsung dan anggota rumah tangga, menghindari 1,9 juta metrik ton emisi CO₂, serta membangun salah satu kumpulan data terbesar di dunia mengenai UMKM berkelanjutan. Melalui platform digital seperti IIX Values™, IIX Intelligence™, dan Orange Movement™ global, IIX terus mendorong keuangan yang inklusif dan berketahanan iklim sekaligus mempercepat kemajuan menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMarclan International Gelar Sales & Marketing Conference 2026 untuk Perkuat Kinerja Semester Kedua
Next Article Cara Top Up UC PUBG Mobile Aman dan Cepat di Gamezi
vritimes

Related Posts

Puragraph Luncurkan Vol. II | Minang dan Purana Re:Made: Harmonikan Arsitektur Warisan Budaya dengan Kemewahan Sirkular

Agustus 23, 2026 5:45 pm

Sebuah Janji yang Tak Terucap: Bagaimana Perlindungan Menjaga Masa Depan 700 Murid

Agustus 23, 2026 1:41 pm

Fakta Menarik: Pererat Silaturahmi, MWCNU Grogol Petamburan Gelar Tour Religi Ziarah Makam Wali ke Jawa Timur

Agustus 23, 2026 7:58 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Bukan Sekadar Hadir di Gala Premiere, ESAFX Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama Film Ketok Mejik
  • Moladin Finance dan Pashouses Jalin Kemitraan Strategis, Hadirkan Solusi Pembiayaan bagi Pemilik Properti
  • Cara Top Up Token HoK Tercepat di GAMEZI
  • Puragraph Luncurkan Vol. II | Minang dan Purana Re:Made: Harmonikan Arsitektur Warisan Budaya dengan Kemewahan Sirkular
  • Sebuah Janji yang Tak Terucap: Bagaimana Perlindungan Menjaga Masa Depan 700 Murid
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.