Example 728x250
TerkiniSelebrity

Diduga Curi Arus Listrik, Sejumlah Proyek Pembangunan Gedung Sekolah di SMA 26 KEC. KEMIRI

6
×

Diduga Curi Arus Listrik, Sejumlah Proyek Pembangunan Gedung Sekolah di SMA 26 KEC. KEMIRI

Sebarkan artikel ini

Tangerang-SelebrityNews.id-Kemiri Sejumlah pelaksanaan  proyek  pembangunan gedung sekolah Tingkat SMA tahun 2023 di Kabupaten Tangerang Banten tidak mempunyai Generator Set (Genset) dilokasi untuk melakukan pekerjaan pemotongan baja tulangan.

 

Sehingga para pemborong pelaksana proyek tersebut membuat sambungan langsung kabel listrik  yang diduga kuat mencuri arus listrik untuk memotong baja tulangan tersebut.

 

Menurut pemantauan dan informasi yang dihimpun dilapangan, sejumlah proyek pembangunan gedung sekolah melakukan sambungan langsung  kabel listrik mengambil arus listrik  untuk memotong baja tulangan tanpa dilengkapi KWh meteran resmi milik perusahaan listrik negara (PLN).

 

” Sudah 5 Bulan proyek ini dikerjakan tidak ada Generator Set di berikan bos. Untuk memotong baja tulangan harus pakai arus listrik”. Kata pekerja proyek bangunan gedung sekolah saat disambangi Awak Media. Rabu 4/10/23 Pukul 11:30 WIB .

 

H. Roni tim investigasi LSM PKLP maraknya sambungan langsung listrik tanpa menggunakan KWh meteran milik PLN di proyek pembangunan gedung sekolah milik Pemerintah Kabupaten Tangerang Banten, diduga kuat pencurian arus listrik untuk memotong baja tulangan pada proyek tersebut. Konsultan Pengawas dan pejabat Dinas Harus bertanggung jawab permasalahan itu. karna Sampai Saat Ini Pihak Kepala Skolah Sulit untuk Dimintai Kotakonfirmasi ,Bahkan Saat Di Konfirmasi Lewat Via Whatsapp pun tidak ada respon Sampai Saat Ini. Tegas H. Roni saat investigasi dilokasi pembangunan gedung sekolah SMA 26 Kecamatan Kemiri (04/10/23).

 

Kami dari lembaga menyikapi permasalahan itu sesuai dengan fakta dilapangan. Dengan terjadinya sambungan langsung kabel listrik tanpa KWh meteran resmi milik PLN dan tidak memiliki Standar Operasional Pemerintah (SOP) , sangat jelas pencurian arus listrik, Lembaga kami akan melaporkan permasalahan ini kepada PLN, dan akan ditindak lanjuti kepada Aparat Penegak hukum. Tegasnya

Narasumber : H. Roni

(Read/Dede)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *