Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner di Bali

BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata

Facebook X (Twitter) Instagram
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
You are at:Home»Uncategorized»Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah
Uncategorized

Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah

vritimesBy vritimesJuli 24, 2026 6:10 am032 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Startup teknologi akuakultur asal Yogyakarta, FisTx, menandatangani kerja sama distribusi eksklusif dengan perusahaan Pakistan, menandai pergeseran Indonesia dari pengekspor komoditas perikanan menjadi pengekspor teknologi budidaya.

PT Aditya Inovasi Makmur (FisTx), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pak Gharo Agri & Livestock Farms, perusahaan konsultan dan pengembang proyek akuakultur komersial asal Pakistan. Melalui kerja sama ini, Pak Gharo ditetapkan sebagai Perwakilan Resmi dan Distributor Eksklusif FisTx  untuk pasar Pakistan, dengan cakupan yang dapat meluas ke Asia Selatan dan Timur Tengah.

Kerja sama ini menjadi penanda baru bagi industri perikanan nasional. Selama ini Indonesia dikenal sebagai pengekspor komoditas udang dan ikan, namun kali ini yang diekspor adalah teknologi dan pengetahuan budidayanya. Setelah lima tahun beroperasi di 25 provinsi dan tiga negara mulai dari Kuwait, Timor-Leste, dan Bahrain, FisTx mencatat lebih dari 40.000 produk terdistribusi, menjangkau 1.500 lebih pembudidaya, dengan peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6 persen melalui adopsi teknologinya.

“Kemitraan ini membuktikan teknologi biosekuriti akuakultur karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global. Pakistan adalah gerbang strategis kami menuju Asia Selatan dan Timur Tengah, kawasan dengan kebutuhan pangan akuatik yang terus tumbuh,” ujar Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx.

Kerja sama ini mencakup lima solusi terintegrasi FisTx: teknologi sterilisasi air, nutrisi ikan dan udang (AquaSupport), perencanaan dan konstruksi tambak modern (Aquadex), pendampingan budidaya (Program TAMPAN), serta pelatihan dan kemitraan strategis. Pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir ini yang dinilai menjadi pembeda FisTx di pasar internasional.

Ujung tombak ekspansi adalah FisTx Disinfection System (FDS), sistem biosekuriti berlapis untuk air tambak yang memadukan tiga teknologi: Baskara UV dengan sinar UV-C 253,7 nanometer untuk sterilisasi air masuk, Cakra Elektrolisis berbasis oksidasi elektrokimia dengan efektivitas 80–90 persen, serta Nano Disinfektan berbahan 150.000 ppm ion nano tembaga yang terbukti mengendalikan bakteri, virus, dan Vibrio hingga 90 persen tanpa resiko resistensi. FDS menjawab persoalan klasik tambak udang di banyak negara: biaya disinfeksi kimia yang tinggi, residu berbahaya, dan patogen yang resisten.

“Sektor akuakultur Pakistan membutuhkan solusi biosekuriti yang teruji di lapangan. Teknologi FisTx melengkapi keahlian kami, dan kami optimistis kemitraan ini mempercepat adopsi budidaya berkelanjutan di kawasan,” kata Arshad Aziz, CEO Pak Gharo Agri & Livestock Farms.

Tentang FisTx Indonesia

Tentang FisTx
FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di Indonesia dan mancanegara.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerkuat Kualitas Layanan, SUCOFINDO Cabang Denpasar Gelar Pelatihan Komunikasi Efektif
Next Article BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan
vritimes

Related Posts

Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

September 15, 2026 3:21 pm

Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

September 15, 2026 1:37 pm

5 Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membayar Tagihan BPJS Kesehatan

September 15, 2026 10:56 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen
  • Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner di Bali
  • BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata
  • Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas
  • 5 Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membayar Tagihan BPJS Kesehatan
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.