Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi

Semarak BRILiaN Culture Festival, Pekerja BRI Region 6 Ikuti Games Perkuat Teamwork

FINNS Beach Club Buka Early Bird Sale Diskon 50%, Perayaan Tahun Baru Ikonik di Bali Kini Hadir sebagai Festival Dua Hari

Facebook X (Twitter) Instagram
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
You are at:Home»Uncategorized»NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan
Uncategorized

NPF di Bawah Industri, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio Pembiayaan

vritimesBy vritimesSeptember 14, 2026 12:18 am042 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan perbaikan kualitas pembiayaan hingga Juli 2026. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) BRI Finance tercatat sebesar 1,82%, turun 29 basis points (bps) secara year-on-year (YoY).

Penurunan tersebut mencerminkan upaya BRI Finance dalam menjaga kualitas portofolio melalui penerapan prinsip kehati-hatian di setiap proses pembiayaan. Pengelolaan dilakukan sejak tahap analisis dan seleksi pembiayaan, dilanjutkan dengan pemantauan portofolio secara berkala serta penguatan collection dan recovery.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan pengelolaan kualitas pembiayaan menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan. Menurutnya, pendekatan terhadap risiko juga perlu disesuaikan dengan karakteristik setiap segmen pembiayaan.

“Setiap segmen pembiayaan memiliki karakteristik dan profil risiko yang berbeda. Karena itu, kami melakukan analisis dan seleksi secara cermat sejak awal, kemudian memantau perkembangan portofolio secara berkala. Penguatan collection dan recovery juga dilakukan untuk memastikan potensi risiko dapat ditangani lebih awal,” ujar Dhani.

Menurut Dhani, kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan. Perubahan profil risiko nasabah juga perlu terus dicermati agar perusahaan dapat mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kualitas aset.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting di tengah industri pembiayaan yang tetap menghadapi dinamika kualitas aset. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NPF gross industri perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,01% per Juni 2026. Dengan NPF sebesar 1,82% pada Juli 2026, rasio BRI Finance berada di bawah level industri.

Di tengah kondisi ini, BRI Finance tetap menjaga disiplin dalam penyaluran pembiayaan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kualitas portofolio yang telah berjalan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas aset perusahaan.

“Kami akan terus menjaga kualitas dalam setiap proses pembiayaan, baik dari sisi penyaluran maupun pengelolaan portofolio yang berjalan. Dengan proses analisis yang prudent, monitoring yang konsisten, serta collection dan recovery yang terukur, kami optimistis kualitas pembiayaan BRI Finance tetap terjaga,” tutup Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleMediaMIND Buka Ruang Angkat Cerita Pertambangan dari Daerah
Next Article Tanggal Kembar Nggak Cuma Soal Diskon, Ini 5 Keseruan Berburu Smartphone di 9.9
vritimes

Related Posts

Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi

Oktober 5, 2026 9:26 pm

Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech & Bisnis Digital Indonesia

Oktober 5, 2026 2:15 pm

Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US$83.000

Oktober 5, 2026 2:03 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Hilirisasi Nikel Perkuat Transformasi Ekonomi di Sulawesi
  • Semarak BRILiaN Culture Festival, Pekerja BRI Region 6 Ikuti Games Perkuat Teamwork
  • FINNS Beach Club Buka Early Bird Sale Diskon 50%, Perayaan Tahun Baru Ikonik di Bali Kini Hadir sebagai Festival Dua Hari
  • Zentara Soroti Pentingnya API Security bagi Ekosistem Fintech & Bisnis Digital Indonesia
  • Sinyal The Fed Berubah, Bitcoin Belum Lepas dari Konsolidasi US$83.000
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.