Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sinergitas TNI-Polri, Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Sambang Ke Desa Cikatapis

Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

Facebook X (Twitter) Instagram
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness
You are at:Home»Technology»Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
Technology

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

vritimesBy vritimesOktober 13, 2026 12:07 pm013 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

Memasarkan produk secara daring telah menjadi keniscayaan bagi pengusaha UMKM di tengah era digital. Sayangnya, belum semua pengusaha UMKM dapat mengoptimalkan penjualan secara daring untuk menambah omzet.

Weliyan Tanoyo, Founder Digifolium, mengatakan bahwa terdapat dua kendala umum pengusaha UMKM belum dapat memaksimalkan penjualan daring, yakni tidak terbiasa dengan beragam fitur di lokapasar (marketplace) dan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).

“Jadi sebenarnya bukan gaptek (gagap teknologi), hanya belum terbiasa. Yang berikutnya banyak UMKM masih single fighter, sehingga kemampuannya terbatas. Pelatihan dan materi yang bagus tidak segera dikerjakan sehingga lupa,” ujarnya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Weliyan menuturkan hal itu ketika menjadi pembicara pada sesi Digitalization Bootcamp yang merupakan rangkaian kegiatan Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas Membuka Pasar Global.

Kegiatan bootcamp UMKM itu diselenggarakan oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang menghadirkan 230 pelaku UMKM, termasuk 180 UMKM binaan SETC dan 50 pengusaha UMKM yang tergabung dalam Jakpreneur. SETC merupakah bagian dari program pemberdayaan UMKM oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah Payung Program Keberlanjutan ”Sampoerna untuk Indonesia”.

Weliyan menuturkan, pengusaha UMKM perlu secara konsisten melakukan pengelolaan waktu untuk meningkatkan kemampuan pemasaran daring. Pengelolaan waktu yang konsisten membantu pelaku UMKM menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usahanya.

UMKM juga perlu cermat dan bijak mengakali lesunya penjualan. Jika produk andalan sedang sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba produk lain yang masih terkait untuk mempertahankan kinerja penjualan. Dia mencontohkan ketika penjualan sepatu sepi, pengusaha UMKM dapat mencoba menjual sabuk atau ikat pinggang.

Manfaatkan Fitur Live Streaming

Pada kesempatan yang sama, Rika Yeo, Womanpreneur & E-Commerce Coach membagikan kiat memanfaatkan dan mempraktikan live streaming untuk memasarkan produk UMKM. Live streaming harus punya tujuan yang jelas yakni memasarkan produk yang direncanakan dan dapat dikombinasikan dengan produk unggulan.

Menurutnya, kunci keberhasilan penjualan secara live streaming ialah harus mampu berinteraksi secara aktif dengan penonton. Makin banyak interaksi menandakan aktivitas live streaming berjalan baik dan bakal disarankan oleh lokapasar.

“Rumusnya sederhana, cukup ingat SKSD Aja. SKSD Aja itu singkatan dari Sapa atau menyapa penonton. Berikutnya Kenalan, Spill problem konsumen, lalu Diskon. Jangan lupa untuk selalu selipkan Ajakan untuk membeli,” katanya.

Rika lantas membagikan kiat agar konsumen membeli produk yang dipasarkan secara live streaming. Menurutnya, produk yang dipasarkan harus mampu menyelesaikan masalah konsumen, memberikan manfaat, dan tunjukkan bukti yang kemudian ditutup dengan ajakan membeli.

“Kita bisa mulai dari masalah yang dihadapi konsumen, lalu tunjukkan bukti, dan demonstrasikan hal yang mau ditonjolkan dari produk. Calon pembeli akan tertarik ketika melihat bukti. Diskon dapat diberikan saat konsumen melakukan check out,” tambahnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKspkt Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Patroli Dini Hari, di Jalan Maulana Hasanudin Cegah Balapan Liar dan C3
Next Article Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
vritimes

Related Posts

Besi Datang Tepat Waktu, Ini yang Disiapkan Sentral Besi Pratama Putra

Oktober 13, 2026 11:11 am

Perkembangan Teknologi Mengubah Cara Bank Melayani Nasabah

Oktober 13, 2026 10:23 am

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Oktober 12, 2026 11:45 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Sinergitas TNI-Polri, Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Sambang Ke Desa Cikatapis
  • Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Akan Dioperasikan dengan Tarif Mulai 14 Oktober 2026 Pukul 00:00 WIB
  • Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
  • Kspkt Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Patroli Dini Hari, di Jalan Maulana Hasanudin Cegah Balapan Liar dan C3
  • Jaga Kondusifitas, Personel Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Patroli Dialogis Ke Pemukiman Warga
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • Tulis Berita
  • Technology
  • Trending
  • Trending
  • Health
  • Fitness

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.