Close Menu
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat

RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan dan Hilirisasi Tambang Terintegrasi

PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
Selebrity News
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita
You are at:Home»Technology»UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5
Technology

UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

vritimesBy vritimesSeptember 1, 2026 9:26 pm013 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) kembali mencatatkan keberhasilan dalam proyek East Coast Rail Link (ECRL) Malaysia. Kali ini, PLN NPC berhasil melaksanakan energized untuk Underground Cable (UGC) Feeder Station ECRL FS 02 di Seberang Jertih pada 30 April 2026.

Pencapaian tersebut menjadi perhatian karena proyek UGC FS 02 memiliki jalur kabel bawah tanah sepanjang 10 km. Jalur tersebut menjadi yang terpanjang dari seluruh Feeder Station ECRL yang dikerjakan PLN NPC di Malaysia.

Secara sederhana, Underground Cable atau UGC adalah kabel yang ditanam di dalam tanah untuk mengirimkan listrik dari satu lokasi ke lokasi lain secara aman dan tersembunyi. Infrastruktur ini dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan listrik rumah, bisnis, penerangan jalan, hingga berbagai infrastruktur lainnya.

Untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan dengan memperhatikan aspek lingkungan, PLN NPC menyusun Environmental Management Plan (EMP) atau Rencana Pengelolaan Lingkungan. Dokumen ini berisi langkah-langkah mitigasi, pemantauan, dan pengelolaan untuk mengurangi dampak negatif lingkungan dan sosial selama proyek berlangsung. Persetujuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan pekerjaan memperhatikan ketentuan lingkungan yang berlaku.

Selain berhasil menyelesaikan energize UGC terpanjang, proyek ini juga mendapatkan apresiasi Rating Bintang 5 dari Tenaga Switchgear (TSG). Rating tersebut menunjukkan bahwa PLN NPC telah memenuhi standar keselamatan, kepatuhan, dan kemampuan engineering yang kuat.

Direktur Utama PLN NPC Hendra Fitria menyampaikan, keberhasilan energize UGC terpanjang pada proyek ECRL FS 02 ini merupakan wujud komitmen PLN NPC dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berstandar internasional. Ia juga menegaskan pencapaian ini tidak terlepas dari penerapan aspek keselamatan, kualitas engineering, serta pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dalam setiap tahapan proyek.

“Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan PLN NPC dalam mendukung proyek strategis internasional melalui solusi konstruksi dan kelistrikan yang unggul dan berkelanjutan,” terang Hendra, dalam keterangan resminya. Pencapaian UGC tersebut melengkapi keberhasilan PLN NPC sebelumnya dalam menyelesaikan energized project untuk Substation ECRL FS 02 di Seberang Jertih.

PLN NPC juga telah mencatatkan penyelesaian energized project ECRL FS 01 di Tunjung, Kelantan, serta FS 09 di Jambu Rias, Malaysia. Dalam konteks ECRL, keberadaan FS dan jaringan kelistrikan memiliki peran penting untuk mendukung operasional kereta listrik.

ECRL merupakan proyek kereta listrik yang sepenuhnya menggunakan tenaga elektrik untuk operasional penumpang dan kargo. Jaringan ini diproyeksikan akan memperkuat konektivitas antara Pantai Timur dan wilayah tengah Semenanjung Malaysia.

Keberhasilan FS 02 menunjukkan bahwa kemampuan PLN NPC tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga pada pengelolaan proyek yang melibatkan aspek teknis, keselamatan, lingkungan, dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan jalur UGC sepanjang 10 km, proyek ini menjadi salah satu bukti kemampuan PLN NPC menangani pekerjaan kelistrikan berskala besar di pasar internasional.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT
Next Article Progres RUU Perampasan Aset: 35 RDPU, Tiga Kunker Daerah, dan Akan Disahkan pada Desember 2026
vritimes

Related Posts

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat

September 5, 2026 9:03 pm

RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan dan Hilirisasi Tambang Terintegrasi

September 5, 2026 8:29 pm

UPH Ajak Mahasiswa Baru Temukan Panggilan dan Jalani Hidup Bermakna

September 4, 2026 11:03 am
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Pos-pos Terbaru
  • Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat
  • RESSED UI Dorong Optimalisasi Cadangan dan Hilirisasi Tambang Terintegrasi
  • PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat
  • Fakta Menarik: RANS Entertainment dan TVRI Resmi Berkolaborasi Siarkan Asian Games 2026 secara Gratis untuk Seluruh Masyarakat Indonesia
  • XAUUSD Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204
© 2026 selebritynews Designed by selebritynews.
  • Beranda
  • Artis
  • Film
  • Musik
  • Lifestyle
  • TV & Drama
  • Tulis Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.